Mewakili Seluruh Personil, Kapolres Sidrap Ucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya AKBP Djoko Pitoyo

Tribratanews.polri.go.id – Sidrap Sulsel, Kapolres Sidrap AKBP M. Anggi Naulifar Siregar, SIK, M. Si mengucapkan belasungkawa yang sedalam – dalamnya atas meninggalnya almarhum AKBP Drs. Djoko Pitoyo, SH, MH.

Mantan Kapolsek Panca rijang Polres Sidrap era tahun 2010 tersebut meninggal dunia di rumah sakit siloam kota makassar karena sakit, Minggu (25/3/2017) Siang.

“Betul, bapak meninggal tadi siang di rumah sakit siloam karena sakit, menurut keterangan dokter yang menangani, almarhum mengalami karena gagal jantung ” ujar salah seorang anak kandung almarhum

Di tempat terpisah, Anggi sapaan Kapolres Sidrap tak lupa mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum.

“Saya mewakili seluruh personil polres sidrap dan jajaran mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Almarhum, semoga beliau bisa tenang disana dan diterima disisinya ” ujar Anggi kepada Tribratanews

Seperti diketahui, almarhum yang masih aktif dan bertugas di advokat madya I bidang hukum (bidkum) polda sulsel tersebut meninggalkan seorang istri, tiga orang anak dan dua orang cucu.

Pria kelahiran Ujung pandang 53 tahun silam tersebut juga pernah beberapa kali menjabat Kapolsek di jajaran Polres Sidrap, Seperti Kapolsek Maritengngae, Panca lautang dan terakhir sebagai Kapolsek Panca rijang.

Semasa tugasnya beliau dikenal sangat disiplin dan tegas dalam mengambil tindakan, almarhum juga dikenal mudah bergaul dan sangat dekat dengan warganya.

Rencana esok pagi almarhum akan dikebumikan di pekuburan jerra’e desa allakuang kecamatan maritengngae kabupaten sidrap setelah pelaksanaan upacara secara militer.

Kematian tak bisa dihindari, tidak mungkin ada yang bisa lari darinya. Namun seribu sayang, sedikit yang mau mempersiapkan diri menghadapinya.

Kata Umar bin Abdul Aziz, “Aku tidaklah pernah melihat suatu yang yakin kecuali keyakinan akan kematian. Namun sangat disayangkan, sedikit yang mau mempersiapkan diri menghadapinya.” (Tafsir Al Qurthubi)

Ingatlah …

Tak mungkin seorang pun lari dari kematian …

“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Jumuah: 8).

Harus diyakini kematian tak bisa dihindari …

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. An Nisa: 78).

Semua pun tahu tidak ada manusia yang kekal abadi …

“Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad).” (QS. Al Anbiya: 34).

Yang pasti Allah yang kekal abadi …

“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” (QS. Ar Rahman: 26-27).

Lalu setiap jiwa pasti akan merasakan kematian …

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185).

Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksud dengan ayat-ayat di atas adalah setiap orang pasti akan merasakan kematian. Tidak ada seseorang yang bisa selamat dari kematian, baik ia berusaha lari darinya ataukah tidak. Karena setiap orang sudah punya ajal yang pasti.” (Tafsir Al Quran Al Azhim, 3: 163).

Jadilah mukmin yang cerdas …

Dari Ibnu Umar, ia berkata, “Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?” Beliau bersabda, “Yang paling baik akhlaknya.” “Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?”, ia kembali bertanya. Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas.” (HR. Ibnu Majah no. 4259. Hasan kata Syaikh Al Albani).

Penulis : Abu Uwais

Editor : Umi Fadhilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password