Lagi, 6 Tambang Emas Ilegal Kembali Ditangkap Polres Jajaran Polda Kalbar

IMG_9006

Tribratanews.polri.go.id, Polda Kalbar – Instuksi Kapolda Kalbar Irjen (Pol) Drs. Musyafak, SH, MM, Pertambangan Tanpa Ijin harus disikat habis. Kelompok-kelompok penambang berhasil kembali ditindak, diamankan Polres Jajaran Polda Kalbar.

Kapolda Kalimantan Barat, Irjen (Pol) Drs. Musyafak, mengatakan penambangan emas ilegal ini memang menjadi momok karena menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan luar biasa, para penambang emas ini sebelumnya sulit diberantas, ditertibkan mereka berhenti namun beberapa waktu menambang lagi, dan selalu ada perlawanan dari para pekerja sehingga menyebabkan kericuhan.

Hukum harus di tegakkan, “bukan pekerja lapangan dan pendulang saja yang akan di proses, tetapi pengusaha, penampung dan pemodal yang membeli hasil tambang kita proses juga”. Terhadap pelaku diterapkan UU Minerba dengan ancaman pidana 10 tahun dan denda Rp 10 miliar,” tegasnya.

Menindaklanjuti perintah Kapolda, para Kapolres Jajaran Polda Kalbar, secara serentak melaksanakan kegiatan penertiban dan penegakkan hukum terhadap kegiatan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Wilayah Kalbar.

IMG_8985 Pertama – Polres Singkawang berhasil mengamankan kelompok yang melakukan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin di Jl. Padat Karya / Angkis RT. 05 RW. 02, Kelurahan Pajintan, Kecamatan Singkawang Timur, Sabtu 25 Maret 2017 pukul 10:30 Wib.

Kabag Ops Polres Singkawang Kompol I Nyoman Sarjana didampingi oleh Kasat Intelkam, Kasat Sabhara, KBO Sat Reskrim dan Kapolsek IMG_8980Singkawang Selatan dan 74 personil, tiba dilokasi aktifitas pertambangan dan mengamankan peralatan pertambangan, mesin pompa air, kompresor, alat pendulang, selang, paralon dan sebagainya, namun para pelaku tidak berada ditempat sudah melarikan diri.

Terdapat dua pelaku yang tidak sempat melarikan diri yaitu pendulang dan tukang jaga mesin pompa. selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Singkawang untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan, “ungkap Kapolres Singkawang AKBP Sandy Alfadien Mustofa.

IMG_8988 Kedua – Polres Kapuashulu berhasil mengamankan kelompok yang melakukan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin di aliran sungai Dusun Pulau Sayat Desa Suka Maju Kecamatan Putussibau Selatan Kabupaten Kapuashulu, Sabtu 25 Maret 2017 pukul 10:00 wib.

Kabag Ops Polres Kapuashulu, Kompol Joko Sarwono memimpin langsung kegiatan operasi Peti, 62 personel gabungan diterjunkan dan berhasil menemukan dan mengamankan 2 Kapal yang digunakan sebagai alat untuk melakukan kegiatan pertambangan emas di areal sungai Kapuas, “ungkap Kapolres Kapuashulu AKBP Sudarmin.

IMG_8990Pada saat sebelum Tim gabungan tiba di lokasi penambangan, pemilik kapal dan para pekerja sudah kabur melarikan diri, dari hasil penggeledahan didalam Kapal ditemukan ditemukan 30 set mesin dompeng dan perlengkapan penambangan lainnya.

Terhadap pelaku, kita lakukan penyelidikan dan barang bukti kita amankan ke Polres Kapuashulu untuk di proses lebih lanjut, dengan persangkaan pasal 158 UU RI nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, “Ujarnya.

IMG_8967 Ketiga – Polres Ketapang berhasil mengamankan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin di Lokasi Indhotani, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kabupaten Ketapang. Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Ketapang AKBP Sunario dan melibatkan gabungan personil Polri, TNI dan Sat Pol PP dengan jumlah sekitar 60 orang, Sabtu 25 Maret 2017 pukul 09:00 Wib.

Dari hasil pengecekan di lokasi Peti, ditemukan 1 unit excavator, 16 buah keset penyaring emas, 5 buah pendulang emas, 1 set Dinamo listrik merk YSK, 1 unit mesin Donfheng merk Tianli, 1 buah tempat pencuci keset penyaring emas, 2 buah drum plastik, 1 buah selang spiral, 1 buah Arco warna merah, 1 buah dinamo listrik merk ikeda warna IMG_9003orange, 1 buah mesin genset jenis MS1500 Dc, 1 buah mesin genset DHF, 1 buah mesin pompa air merk Yamaka, 1 buah mesin pompa air merk Misaka, 5 buah sekop, 1 buah cangkul, 1 buah keong pemompa air, 1 buah dinamo listrik merk Synchronorus. Sementara Para Pekerja sudah tidak berada di lokasi, “ujar Kapolres Ketapang.

Tindakan yang diambil, membawa dan mengamankan barang bukti dan perangkat yang digunakan untuk kegiatan penambangan, berupa mesin dopeng, gergaji, pompa air, dan lain-lain. Petugas dilapangan terkendala medan menuju lokasi yang sulit ditempuh kendaraan, khususnya kendaraan roda empat dan enam, para pelaku penambang sudah tidak ada dilokasi kemungkinan sudah adanya pemberitahuan dari pihak lain mengingatkan sebelum petugas masuk ke dalam lokasi, para penambang sudah melarikan diri.

IMG_8997Keempat – Polres Landak berhasil mengamankan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin di Desa Munggu Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak, Sabtu 25 Maret 2017 pukul 14:00 Wib.

Kabag Ops Polres Landak, Kompol F. Situngkir, memimpin langsung kegiatan operasi, 30 personel gabungan diterjunkan dan berhasil mengamankan 11 orang pekerja Peti dan sebagian kabur melarikan diri.

11 pekerja PETI dan  barang bukti kita bawa ke Polres Landak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, “ungkap Kapolres Landak AKBP Wawan Kristyanto.

IMG_8935Barang bukti yang diamankan, 2 unit perahu, 2 set mesin penyedot, pipa sedot, alat compresor, karpet penyaring dan untuk alat-alat yang lain dilakukan pemusnahan di TKP, “ujarnya.

Kelima – Polres Sanggau berhasil mengamankan kelompok yang melakukan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin di Sekumpai Kawasan Dusun Sererang Desa Sekunyit Malam Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau, Sabtu 25 Maret 2017 pukul 15:00 Wib.

Kegiatan operasi dipimpin Kasat Sabara Polres Sanggau, 20 personel gabungan diterjunkan kelapangan dan berhasil menemukan lokasi Peti dan menyita 7 set mesin Dompeng, sementara para pekerja sudah tidak berada di lokasi, “ungkap Kapolres Sanggau AKBP Donny Charles.

Terhadap mesin dan kelengkapan lain yang digunakan untuk kegiatan Peti langsung kita amankan, sebagian dimusnahkan, karena untuk mengamankan dan membawa barang bukti terkendala lokasi yang sulit ditempuh kendaraan, khususnya kendaraan roda empat dan enam, “terangnya.

IMG_8944 Keenam – Polres Bengkayang melakukan pengecekan ijin aktifitas penambangan Emas di wilayah Desa Goa Boma Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Sabtu 25 Maret 2017 pukul 12:00 Wib.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Bengkayang AKBP Bambang Irawan, beserta 41 Personel gabungan, adapun kegiatan  yang dilakukan yaitu pengecekan dan memberi himbauan kepada masyarakat yang melakukan tambang emas tanpa ijin, melakukan pengecekan dan koordinasi dengan penanggung jawab Camp PT. Adi Prima Mineral yang berada di Desa Goa Boma Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, saat diperiksa dokumen yang ada sudah kadaluwarsa sudah habis masa berlakunya, sehingga kegiatan penambangan di hentikan sementara oleh Kapolres Bengkayang, “tuturnya.

IMG_9004Polres Bengkayang mengamankan 1 unit alat berat jenis Exavator milik PT. Adi Prima Mineral beserta operatornya dimana saat dilakukan pengecekan di perusahaan sedang melakukan aktivitas pengerukan tanah di lokasi tambang milik PT. Adi Prima Mineral, tidak memiliki surat-surat kepemilikan dan surat operasional pekerjaan, serta melakukan pengecekan terhadap keberadaan orang asing (OA) yang bekerja di PT. Adi Prima Mineral dan saat diperiksa tidak ada keberadaan Orang Asing dilokasi tambang, menurut keterangan penanggung jawab camp bahwa OA yang bekerja di perusahaan saat ini berada di Jakarta untuk memperbarui ijin kerja, “pungkasnya.

Penulis: Cucu Safiyudin
Editor: Umi Fadillah

Publish: Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password