Ngopi Bareng Polisi Bersama Warga Desa Grogol-Gunung Jati Kab.Cirebon

Tribratanews.polri.go.id-Polres Cirebon Kota, Ngopi Bareng Polisi (NBP) Polres Cirebon Kota memasuki minggu yang kelima, untuk kelima kalinya ini, Kepolisian Resor Cirebon Kota menggelar NBP bersama warga Gunung Jati Kabupaten Cirebon dengan mengambil tempat halaman Balai Desa Grogol Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon, Jumat (24.03.2017) sekitar pukul. 20.00 Wib.

Hadir langsung pada kegiatan tersebut Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB, S.Ik, M.Hum, M.S.M beserta para PJU Polres Cirebon Kota, Unsur Muspika Kecamatan Gunung Jati, para Kuwu, Tomas, Toga, Toda, LSM serta elemen masyarakat wilayah Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon.

Ngopi Bareng Polisi yang dilakukan Kepolisian Resor Cirebon Kota ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus untuk menggali potensi sosial yang terjadi di masyarakat akan gukamtibmas dan permsalahan lainnya.

Usai melakukan NBP, Kapolres Cirebon Kota mengungkapkan terima kasih kepada warga Gunung Jati, dari hari kehari jumah masyarakat dalam kegiatan NBP ini jumlahnya selalu bertambah, ini artinya bahwa warga sangat antusias, warga ingi ketemu dan melihat Polisi secara langsung , apakah Polisi ini sudah berubah, selama ini Polisi selalu menjadi sosok yang ditakuti, namun demikian kami berupaya untuk hadir langsung, belanja masalah dan apa saja permasalahan yaerjadi di masyarakat khususnya di desa Grogol Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon.

Kami juga menerima kritk, masukan, saran. Memang pertanyaannya masih sama seputar dengan terdahulu seperti curanmor dan kepanikan warga akan penculikan anak karena memang pemberitaan di media sosial sangat masuk sekali memberitakan adanya pemberitaan penculikan anak, namun alhamdulillah untuk di wilayah Cirebon Kota belum ada kasus penculikan anak, jelasnya.

Terkait maraknya pemberitaan akan penculikan anak, “Kapolri juga mengeluarkan statmen bawha warga tidak perlu panik dan tidak perlu resah, karena berita itu adalah berita hoax atau berita bohong”. Namun yang perlu dicatat oleh masyarakat adalah masyarakat harus tetap waspada jangan sampai lengah membiarkan anak-anak kita tidak dalam pengawasan ditempat-tempat umum, harus selalu dalam pengawasan, kemudian kita harus memberikan edukasi kepada anak-anak kita supaya tidak mudah dirayu oleh orang yang tidak dikenal dan mereka harus berani berteriak apabila ada orang yang mendekat tidak dikenal memberikan sesuatu makanan atau yang lainnya harus dilatihkan kepada anak-anak kita.

Jika terjadi penculikan segera lapor sehingga Polisi dapat melakukan tindakan secara cepat dan jangan panik. Jangan sembarangan meneriakan orang hanya karena dicurigai dia sebagai penculik, karena di Cirebon kota sendiri sudah 4 kejadian sehingga hampir saja dihakimi oleh massa, namun karena Polisi cepat datang ke TKP dan mengamannkannya sehingga hal itu tidak terjadi. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan dari pihak keluarga dan aparat desa bahwa yang bersangkutan adalah sakit jiwa.

Kapolres Cirebon Kota juga menghimbau kepada seluruh masyarakat supaya bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri, lindungi dirinya supaya tidak menjadi korban kejahatan, lindungi harta pribadi supaya tidak mudah diambil orang. Setelah mereka bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiiri, jadilah polisi untuk keluarga, menjadi polisi bagi lingkungannya, apabila masyarakat sudah menjadi polisi bagi dirinya sendiri artinya situasi kamtibmas akan terkendali dengan baik, ungkap AKBP Adi Vivid.

Penulis : M.Jumaedi

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Yayat W

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password