Korban Sodomi di Karanganyar Bertambah, Total 17 Anak di Bawah Umur

1490417137317

Tribratanews.polri.go.id-KARANGANYAR – Satu lagi orang tua korban sodomi yang dilakukan oleh Fahruddin alias Udin alias F, (29) warga  Karanganyar melapor di Unit PPA Sat Reskrim Polres Karanganyar.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakapolres Karanganyar Kompol Prawoko, SE di Mapolres Karanganyar, Sabtu (25/03/2017)

Seperti diberitakan sebelumnya, Fahruddin alias Udin yang melakukan pencabulan dengan  melakukan sodomi terhadap 16 anak di bawah umur. Jadi total korban 17 anak.

Menurutnya, pencabulan tersebut dilakukannya di sembarang tempat, mulai di sungai di kebun dan di toilet, dan seluruh korbannya, Fahruddin mengaku  melakukan pencabulan sebanyak tiga kali untuk masing-masing korban.

“Saya lakukan dimana aja, terakhir saya lakukan di salah satu toilet.Setelah melakukan sodomi, saya kasih uang untuk jajan antara tiga ribu sampai lima ribu rupiah,” akunya.

Menurut pengakuannya,  setiap melakukan pencabulan dengan cara sodomi, para korban diajak secara paksa. Para korban juga tidak berani melapor, karena diancam Fahruddin.

“Saya ajak bermain-main dulu, setelah itu, saya bilang kepada korban, ayo  tak ajak  rusuh-rusuhan. Ada  yang menolak, tapi sebagian lagi saya paksa,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, SIK, MSi  mengatakan, dari hasil pemeriksaan tim dokter, diketahui kejiwaan Fahruddin masih stabil dan tidak ada ganguan  kejiwaan.

“Kasus ini tetap kita proses.Kami juga meminta kepada seluruh keluarga yang menjadi korban Fahruddin, segera melapor.Sejauh ini, baru ada dua yang melaporkan,” kata Kapolres.

Sebagaimana diberitakan, diduga melakukan pencabulan terhadap anak, Fahruddin alias Udin alias F, diamankan Sat Reskrim Polres Karanganyar.Fahruddin diamankan di kediamannya yang berada di  Karanganyar setelah sebelumnya dilaporkan orag tua salah satu korban.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, SIK , MSi   mengatakan,terungkapnya kasus ini, ketika salah satu  orang tua korban yang berinisial ARR  (8)  melaporkan, jika anaknya menjadi korban pelecehan seks yang dilakuakan Fahruddin pada tanggal 15 Maret 2017 lalu.

Menurut Kapolres, berdasarkan pengakuan  ARR yang merupakan siswa salah satu siswa SD di Karanganyar,  kepada salah satu gurunya, bahwa sekitar akhir tahun 2016 , korban mendapat perlakuan tidak senonoh  dari tersangka dengan cara mencabuli atau di sodomi oleh Fahruddin di salah satu toilet. | Iswanez

Editor: Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password