Rapat Dengar Pendapat Permasalah Akper Pemkot Memanas, Ini Upaya Kapolres Tegal Kota

Tribratanews.polri.go.id, Kota Tegal – Aksi mahasiwa Akper Pemkot Tegal yang didukung beberapa elemen mahasiswa dan ormas dalam rangka menuntut permohonan merger dengan Kemenkes sempat memanas, Jumat (24/03/2017).

Situasi terjadi saat kendaraan Walikota Tegal, Hj. Siti Masitha Soeparno hendak meninggalkan gedung DPRD usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar secara tertutup dihalang-halangi oleh masa, namun pihak kepolisian berhasil meredam kericuhan.

Sebelumnya Kapolres Tegal Kota AKBP Semmy R Thabaa yang turun langsung ditengah-tengah para peserta berupaya menemui dan menenangkan mahasiwa agar rapat dengar pendapat terkait permasalah Akper dapat berjalan dengan lancar dan tertib.

“Kalian bukan apa-apanya saya, tetapi sebagai Kapolres kami ikut sedih kalau melihat adik-adik harus bersusah-susah apalagi perempuan, padahal ada cara yang lebih baik. beri kami kesempatan, karena baru beberapa hari kami menjabat,” ujarnya.

DSC_0787Menurutnya pihaknya akan beradaptasi dengan mengidentifikasi persoalan serta akar permasalahanya. hal ini disebabkan ada komunikasi yang terputus, sehingga apa yang menjadi keraguan para mahasiswa tidak mendapat jawaban yang benar.

Sementara, Ketua DPRD Kota Tegal Edy Suripno menyampaikan bahwa permohonan merger dari pemerintah Kota Tegal Sudah diterima oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pihaknya juga berpandangan positif tingking, karena yang menyampaikan walikota dan dibuktikan dengan surat tanda terima sehingga bisa memahami.

Hanya saja dalam proses akper ini bergabung, dirinya mengapresiasi atas pergerakan demokrasi yang dilakukan para mahasiswa,” ungkapnya.

Selanjutnya dalam proses merger ini ada Visitasi dimana seluruh aset yang tertulis didalam Akper ini harus diserahkan pada Kementerian Kesehatan, dicatat menjadi aset pemerintah pusat.

Dalam prosesnya tidak boleh ada satupun sumbatan komunikasi, artinya seluruh aset ini harus diserahkan ke Kementerian kesehatan,” tambahnya.

Selain itu juga dibutuhkan kesadaran terutama bagi karyawan dan dosen untuk memahami bahwa peralihan dari pemkot ke pusat, maka ada proses adminstrasi dalam proses pengalihan kepegawaian. Sehingga tidak ada kendala dalam proses Visitasi.

Penulis : Humas Polres Tegal Kota

Editor : Umi Fadilah

 

Admin Polri55694 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password