FENOMENA “OM TELOLET OM”, KAPOLRES SIDRAP : Enggak Boleh Berhentikan Bus Biar Telolet-Telolet, Bahaya!

Polda Sulsel, Sidrap – Kapolres Sidrap AKBP M. Anggi Naulifar Siregar juga ikut angkat bicara soal fenomena ‘om telolet om’. Menurutnya, fenomena ini bersifat hanya sementara digandrungi masyarakat.

“Ya ini mungkin bentuk euforia masyarakat. Daripada memikirkan politik, mendingan memikirkan telolet telolet,” kata Anggi usai mengikuti upacara pemberangkatan jenazah salah satu personilnya yang meninggal dunia, Senin (26/12/2016) Pagi.

Menurut Anggi, fenomena yang semula dipopulerkan masyarakat di kawasan Pantai Utara (Pantura) ini bakal meriah sesaat saja. Keriuhan ‘om telolet om’ yang memboming perhatian dunia dianggap Anggu berkat andil media sosial dan media massa.

“Hanya temporer. Jadi (demam ‘om telolet om’) di masyarakat itu karena kehebatan media,” Akabri lulusan 98 ini
Selagi niatnya cuma hiburan , Anggi tak mempermasalahkan masyarakat memburu suara klakson telolet. Namun, lanjut dia, masyarakat dan sopir bus telolet mesti memerhatikan keselamatan jiwa serta tidak mengganggu ketertiban umum dan menghambat arus lalu lintas.

“Nggak boleh itu memberhentikan bus biar telolet telolet, kan bahaya,” ujar mantan Kasubdit regident polda sulsel tersebut.(cl_28)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password