Kasus Sodomi dengan Korban 16 Anak: LPSK Datangi Polres Karanganyar

20170320_120330

Tribratanews.polri.go.id- KARANGANYAR- Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengunjungi Polres Karanganyar berkaitan dengan perkembangan kasus dugaan Sodomi yang dilakukan oleh Tersangka Fahruddin alias Udin Jumat (24/03/2017)

Tim LPSK yang datang ke Polres Karanganyar adalah Susilaningtyas, Debby Darmawati dan Hasyim Musoni, staf Divisi Penerimaan Pemohonan LPSK.

Menurut Susilaningtyas bahwa kedatangan LPSK ke Karanganyar dalam rangka pengumpulan informasi terkait kasus dugaan pencabulan dengan korban 16 anak di bawah umur.

“Karena kasus ini menjadi perhatian publik, kami berkewajiban untuk mendukung agar kasus ini dapat berjalan dengan baik” ungkap Sulistyaningsih.

20170324_110655
LPSK adalah lembaga independen di bawah presiden dan pengguna anggaran APBN, sehingga kegiatan yang dilakukan untuk kepentingan pemerintah terutama membantu aparat penegak hukum mengungkapkan sebuah kegiatan yang berkaitan dengan tindak pidana. Menurut UU, kewenangan LPSK, meliputi melindungi saksi, korban, saksi pelapor, saksi ahli, dan orang yang memiliki pengetahuan seputar suatu tindak pidana.

Ia menyebutkan LPSK memiliki tujuh konsentrasi, antata lain tindak pidana korupsi, narkotika, human trafficking, money laundry, kejahatan seksual terhadap anak, dan penyiksaan.

Sebagaimana diberitakan, diduga melakukan pencabulan terhadap anak, Fahruddin alias Udin alias F, diamankan Sat Reskrim Polres Karanganyar.Fahruddin diamankan di kediamannya yang berada di Karanganyar setelah sebelumnya dilaporkan orag tua salah satu korban.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, SIK , MSi mengatakan,terungkapnya kasus ini, ketika salah satu orang tua korban yang berinisial ARR (8) melaporkan, jika anaknya menjadi korban pelecehan seks yang dilakuakan Fahruddin pada tanggal 15 Maret 2017 lalu.

Menurut Kapolres, berdasarkan pengakuan ARR yang merupakan siswa salah satu siswa SD di Karanganyar, kepada salah satu gurunya, bahwa sekitar akhir tahun 2016 , korban mendapat perlakuan tidak senonoh dari tersangka dengan cara mencabuli atau di sodomi oleh Fahruddin di salah satu toilet.| Iswanez

Editor: Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password