Dir Binmas Polda Kalsel Berikan Kuliah Umum di Uniska Banjarmasin Soal Kerawanan Radikalisme Dalam Menjaga Kamtibmas di Kalsel

Tribratanews.polri.go.id- Fenomena radikalisme di Indonesia menjadi ancaman serius bagi anyaman kebhinnekaan NKRI di masa mendatang. Apalagi, akhir-akhir ini, radikalisme semakin menguat dan menyasar pelaku sekaligus korbannya dikalangan generasi muda. Aliran radikal saat ini sudah memasuki beragam sektor, diantaranya mulai dari pendidik, pedagang, siswa, dan mereka masuk menembus lintas generasi, lintas profesi. Untuk memutus regenerasi dari kelompok ini, di setiap jalur pendidikan harus ada pendidikan agama. Disinilah peran guru agama sangat strategis mengingat mereka (kelompok radikal) masuk lewat pemahaman pendidikan dan agama.

Agar generasi muda tak terjebak dalam radikalimes, Dit Binmas Polda Kalsel melakukan kuliah umum di Kampus Uniska Banjarmasin.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kampus Uniska ini antusias diikuti ratusan mahasiswa perwakilan dari beberapa fakultas yang ada di kampus di Jalan Adiyaksa Banjarmasin. Dir Binmas Polda Kalsel Kombes Pol Tata Suwarna secara langsung memberikan kuliah umum “Kerawanan Radikalisme Dalam Menjaga Kamtibmas di Kalsel”

Memang setidaknya ada beberapa faktor yang bisa digunakan untuk menjelaskan fenomena radikalisme di kalangan kaum muda, yakni pertama, dinamika sosial politik di fase awal transisi menuju demokrasi yang membuka struktur kesempatan politik yang baru di tengah tingginya gejolak dan ketidakpastian. Faktor kedua, tingginya angka pengangguran di kalangan kaum muda di Indonesia. Faktor inilah yang menyebakan radikalisme mendapat tempat di kalangan generasi muda. Peristiwa radikalisme terhadap generasi muda kembali menjadi perhatian serius oleh banyak kalangan tidak terkecuali oleh kalangan muda diseluruh NKRI. Dimana serangkaian aksi para pelaku dan simpatisan pendukung baik aktif maupun pasif banyak berasal dari kalangan muda.

Hal tersebut tentu tidak boleh dibiarkan, generasi muda Indonesia harus kembali mengkaji dan mencegah segala kemungkinan yang terjadi dikalangan mereka. Mengingat virus radikalisme dapat menjangkit siapa saja termasuk kalangan muda yang seringkali rentan terjangkit virus tersebut sehingga dapat ringan tangan melakukan perusakan, pertikaian, penganiayaan dan penyerangan terhadap kelompok yang berseberangan. Jika hal tersebut terus dibiarkan dan tidak segera dicari penawarnya, virus radikal akan semakin menjalar dan menular ke skala yang lebih luas dan tentunya akan menimbulkan dampak yang lebih berbahaya, bahkan mengancam keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia.

penulis  : anang

editor    : Umi Fadillah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password