Pelanggaran Lalulintas Meningkat, Sepanjang Operasi Simpatik 2017

Tribratanews.polri.go.id, Polda Kalbar – Jumlah pelanggaran lalu lintas meningkat drastis sepanjang Operasi Simpatik Kapuas 2017 yang berakhir pada 21 Maret lalu.

Dari data Ditlantas Polda Kalbar mencatat 10.432 pengendara yang melakukan pelanggaran diberikan sanksi teguran.

“Jika dibanding dengan Operasi Simpatik 2016 maka untuk sanksi teguran mengalami kenaikan sebanyak 5 887 perkara. Atau meningkat seratus persen,” ujar Dirlantas Polda Kalbar melalui Kasubbag Anev Bag Ops Ditlantas Polda Kalbar, AKP Anton Satriadi , Kamis (23/3/2017).

Dikatakanya, pelanggaran didominasi oleh pengendara sepeda motor, sebanyak 8 851 perkara.

Sementara jika berdasarkan profesi, pelaku pelanggaran didominasi oleh karyawan swasta yaitu sebanyak 5. 442 perkara.
“Jenis pelanggaran yang mendominasi yakni pengendara, tidak menggunakan helm kemudian diikuti kelengkapan kendaraan,” ujarnya.

Kemudian lanjutnya selama Operasi Simpatik juga terdata sejumlah insiden kecelakaan lalulintas, yang berjumlah 23 perkara.
Bahkan merenggut 16 orang di antaranya korban jiwa.

“Penyebab laka lantas didominasi oleh faktor manusia itu sendiri, misalnya mendahului, berbelok atau berpindah jalur ketika mengendarai kendaraan bermotor,”Ujarnya.

Pihaknya menegaskan kembali, selama pelaksanaan operasi Simpatik 2017 lebih menekankan kepada tindakan pencegahan misalnya penyuluhan, penyebaran atau pemasangan sepanduk program nasional keamanan lalu lintas, hingga program polisi sahabat anak dan sebagainya.

“Kita berharap setelah Operasi Simpatik ini kesadaran pengendara dapat lebih mematuhi ketertiban lalu lintas dapat terus meningkat demi kenyamanan dan keselamatan diri sendiri,” pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Cucu Safiyudin / Umi Fadillah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password