Polsek Banjarsari Surakarta Berhasil Menangkap Pelaku Penganiayaan Berat

Tribrtanews.polri.go.id. Polresta Surakarta. Kapolsek Banjarsari Surakarta Kompol I Komang Sarjana, SH, SIK pada hari Kamis 23 Maret 2017 pkl. 15.00 wib s/d selesai melaksanakan jumpa pers tentang perkara penganiayaan di Pasar Legi , Setabelan Banjarsari, Solo. Yang terjadi pada hari Rabu 22 Maret 2017 kemarin. Pelaku penganiayaan itu adalah Sriyanto, 37, warga Dusun Grasak RT 003/RW 004, Desa Kismoyoso, Ngemplak, Boyolali.

2017-03-24 21.16.27

Kapolsek Banjarsari Kompol I Komang Sarjana, mengatakan korban penganiayaan itu adalah Kristianto, warga Kampung Gowosari RT 002/RW 027, Jebres, Solo, yang memiliki los berukuran sekitar 1 meter x 1,5 meter di Pasar Legi. Los tersebut kemudian dijual kepada Sriyanto senilai Rp3 juta pada awal 2015. “Dia [Sriyanto] memanfaatkan los tersebut untuk membuka usaha jasa pemarut kelapa. Usaha tersebut kemudian berhenti selama sekitar setahun karena kehabisan modal.
Kemudian Sriyanto membiarkan losnya kosong begitu saja setelah kehabisan modal. Los tersebut kembali ditempati Kristianto untuk berjualan daging dan tempe. Sriyanto datang ke lokasi mempertanyakan maksud serta tujuan Kristianto menempati los yang telah dibeli Sriyanto seharga Rp3 juta itu.
“Pelaku marah kepada korban karena merasa sudah membeli los tersebut sehingga terjadi cekcok. Aparat poksek Banjarsari langsung mendatangi lokasi setelah mendapatkan informasi adanya penganiayaan.

Selanjutnya Sriyanto mengambil pisau daging ayam dimeja milik Kristianto. Pisau daging tersebut langsung disabetkan mengenai pipi sebelah kiri Kristianto. Akibat kejadian tersebut Kristianto mendapat sekitar 15 jahitan untuk menghentikan pendarahan. Korban sampai sekarang masih dirawat di Rumah Sakit dr. Oen Kandang Sapi.

Sriyanto sempat melarikan diri setelah melukai Kristianto kemudian ditangkap Polisi di Jl. Jaya Wijaya, Kadipiro, Banjarsari, Rabu sekitar pukul 15.00 WIB. Sriyanto ditangkap di sebuah rumah kosong saat bersembunyi.

Barang bukti yang dianankan berupa pisau daging yang digunakan untuk melukai korban.

Tersangka dijerat Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Penulis : Endang Sari
Editor   : Umu Fadhila
Publish : Sumarjo

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password