Sambut HUT YKB Ke-37, Bhayangkari Sinjai Anjangsana ke Kediaman Warakawuri

Tribtaranews.polri.go.id – Sinjai Sulsel, Bhayangkari Cabang Sinjai yang dipimpin Ketua Ny Hj. Dian Agus Dwi Hermawan dan didampingi para pengurus cabang dan murid TK kemala bhayangkari melakukan anjangsana ke kediaman para warakawuri yang tinggal di beberapa tempat dikabupaten sinjai. Rabu (22/03) pukul 11.00 wita.

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) ke-37 tahun 2017.

Ketua bhayangkari cabang sinjai mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai wujud rasa peduli terhadap sesama dan untuk mempererat tali silaturahmi antara bhayangkari dengan para warakawuri.

Kedatangan rombongan bhayangkari cabang sinjai dalam rangka anjangsana sekaligus memberikan tali asih dan bingkisan, dan diharapkan kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan apa yang kita berikan dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Bhayangkari Sinjai Ny. Hj. Dian Agus Dwi Hermawan menampakkan rasa haru diwajahnya saat mengunjungi kediaman warakauri yang sedang sakit dan terbaring mulai sejak tahun 2009 sampai sekarang yaitu Ny. Alie.

Dalam kegiatan ibu ketua bhayangkari cabang sinjai memberi semangat agar sabar dalam menghadapi cobaan dan mendoakannya mudah-mudahan cepat diberi kesembuhan oleh Allah SWT seperti biasa.

Mengunjungi dan menjenguk orang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, terutama orang yang memiliki hubungan dengan dirinya, seperti kerabat dekat, tetangga, saudara yang senasab, sahabat dan lain sebagainya. Menjenguk orang sakit termasuk amal shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Allah Taala, kepada ampunan, rahmat dan Surga-Nya.

Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, dan terdapat keutamaan yang agung, serta pahala yang sangat besar, dan merupakan salah satu hak setiap muslim terhadap muslim lainnya.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendoakannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendoakannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

Terakhir, hendaknya orang yang membesuk mendoakan orang yang sakit:

لاَ بَأْسَ طَهُورٌ اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ

“Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh.” (HR. al-Bukhari).

Atau doa:

أَسْأَلُ اللَّهَ العَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

“Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, agar menyembuhkan penyakitmu.” (HR. at-Tirmidzi, dan Abu Daud)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password