Plt. Kabid Humas : Dalam Dialog TVRI Sampaikan Pencurian Anak Adalah Hoax

Tribratanews.Polri.go.id – Polda Gorontalo, bertempat di studio TVRI Gorontalo, TVRI mengadakan dialog forum pendidikan TVRI, acara ini membahas tentang kekerasan terhadap anak yang selama ini meresahkan masyarakat, Rabu 22 Maret 2017 pukul 16.00 Wita.

Adapun yang menjadi narasumber dalam dialog ini adalah Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Ary Donny Setiawan SIK.,MH, Dosen UNG H Usman Sammatowani SPDI dan Kasubdit 4 Ditreskrimum Polda Gorontalo AKBP Ramlah.

Plt. Kabid Humas menjelaskan bahwa isu tentang penculikan anak itu adalah tidak benar( Hoax) dan kasus yang terjadi di Bone Bolango dalam hal ini di duga penculikan anak itu masih dalam proses penyelidikan, dalam penyidikan tidak ada tanda-tanda kalau anak tersebut di culik.

Melalui Plt. Kabid Humas, Kapolri menyampaikan sampai dengan saat ini kasus yang berkembang di medsos tentang penculikan anak adalah hoax, melihat fakta yang terjadi, Polda Gorontalo selain melakukan kegiatan pencegahan Polda juga melaksanakan sosialisasi ke sekolah sekolah.

Dalam dialog tersebut, Plt. Kabid Humas menanggapi pertanyaan yang di dalam studio, bahwa untuk info yang meresahkan ini kita harus waspada, dalam artian waspada bukan berarti paranoid dimana menuduh orang sebagai pelaku. Menanggapi berita hoax yang sering terjadi, Polda Gorontalo cek dan ricek dari mana asal berita tersebut, dari pihak kepolisian berupaya untuk menekan berita hoax tersebut.

Kasubdit 4 Reskrimum juga menjelaskan bahwa dugaan penculikan tersebut belum ada bukti yang kuat kalau itu adalah penculikan. Sampai dengan saat ini belum ada laporan penculikan ataupun anak hilang.

Kekerasan terhadap anak ini sering meningkat, kasubdit 4 menjelaskan bahwa dalam undang ” 35 2012 anak adalah anak yang belum berusia 18 tahun, untuk proses penyidikan mulai dari penyelidikan sudah ada pendampingan dari sosial dan psikologis.

Usman Sammatowani menambahkan “akumulasi perkembangan teknologi saat ini berkembang pesat, kalau menurut tinjauan religi selalu saja manusia di jaman sekarang adanya kekosongan iman, sehingga masyarakat tidak memilih mana yang harus di ikuti dan yang tidak di ikuti.

Kekerasan terhadap anak itu adalah merupakan kekerasan secara fisik, seksual dan sebagainya, pelakunya justru adalah orang terdekat bahkan ada yang satu darah, itu karena faktor kebebasan dalam bergaul. Sesuai penelitian kurang lebih 15 % adalah pelecehan terhadap wanita, penyakit mental ini merupakan kekerasan yang sering terjadi, akibat mengidap penyakit tersebut.

1

Penulis         : Irham

Editor           : Umi Fadilah

Publish         : Fandi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password