Polres Karanganyar Ajari Siswa SD Beladiri Praktis untuk Lawan Predator Anak

20170323_105746

Tribratanews.polri.go.id – KARANGANYAR- Predator seks mengincar anak-anak. Kasus terakhir yang diungkap Polres Karanganyar, 16 anak menjadi korban kekerasan seksual oleh tersangka Fajarudin alias Udin.

Polres Karanganyar saat ini tengah gencar melaksanakan program-program atau kegiatan bertema keamanan bagi anak-anak. Seperti kali ini Polwan Polres Karanganyar mengajari “Self Deffense ” untuk melindungi diri dari pelaku kejahatan seksual. Polwan mengajari siswa SDN 1 Jungke Karanganyar, Kamis (23/03/2017)

20170323_110029

Di sekolah ini beberapa anggota Polwan dan Sat Sabhara mengkampanyekan bagaimana cara anak menghindar dan menyelamatkan diri dari kejahatan seksual. Polres Karanganyar memberikan pengenalan jurus-jurus praktis kepada anak dalam melawan pelaku kejahatan seksual.

20170323_105845

Anak-anak terlihat antusias menyaksikan beberapa anggota Polwan berperan sebagai anak SD. Anak-anak semakin antusias saat bersama Polwan memeragakan sejumlah cara menghindar apabila bertemu orang yang tidak dikenal. Polisi juga memeragakan sejumlah cara menolak pemberian orang tidak dikenal.

20170323_105722

AKP Suwarsi menuturkan hal ini bagian dari rangkaian kampanye stop kekerasan anak yang dilakukan oleh Polres Karanganyar.

Pihaknya melakukan roadshow keliling sekolah di wilayah Karanganyar. Polres bekerja sama dengan pihak sekolah melakukan kampanye “stop kekerasan anak” terutama kekerasan seksual.
“Targetnya anak TK dan SD. Kita mengajari, memeragakan bagaimana anak-anak menghadapi situasi tertentu. Seperti jika bertemu dengan orang yang tidak dikenal, jangan mau dipegang dan diraba. Apabila dipaksa seseorang, bagaimana anak menyikapinya,” ujar AKP Suwarsi didampingi Iptu Nawang di lokasi.

20170323_105812

Di tempat terpisah, Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, SIK, MSi menjelaskan kegiatan seperti ini adalah antisipasi maraknya kekerasan terhadap anak di berbagai wilayah. Kasus terakhir yang ditangani Polres Karanganyar yaitu kasus Sodomi terhadap 16 anak di bawah umur. Menurut Kapolres Karanganyar kegiatan itu sangat penting untuk membekali anak agar mawas diri.

“Kita akan melaksanakan koordinasi efektif dengan pihak sekolah untuk bersama-sama menjaga anak-anak bangsa dari ganguan pelaku kejahatan seksual” ungkap Kapolres Karanganyar.

IMG-20170323-WA0131

Kapolres Karanganyar juga menyampaikan beberapa imbauan kepada anak-anak sekolah dasar, di antaranya:
1. Apabila ada orang asing atau tidak dikenal memberikan makanan minuman, siswa tidak boleh menerima.
2. Langsung lapor ke orangtua bila tubuh mereka diraba-raba atau disentuh oleh orang yang tidak dikenal.
3. Apabila ada orang asing memaksa untuk ikut, anak-anak tidak boleh ikut dan bahkan harus berteriak meminta pertolongan.| Iswanez

Editor : Umi Fadilah

Admin Polri55931 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password