Cegah Kekerasan Seksual, Polwan Polres HSU Mengandeng Radio Nirwana FM Amuntai

Tribratanews.polri.go.id, Polres HSU – Perkembangan tekhnologi semakin pesat, secepat itu juga informasi yang diterima oleh masyarakat luas. Banyak informasi yang mengiring opini masyarakat yang menjurus kepada hal yang negatif, terutama kekerasan yang terjadi di berbagai tempat dengan cepat bisa tersebut.

Dampak dari pemberitaan tersebut sangat besar, sedikit banyak menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat dalam menyikapi persoalan dalam diri sendiri maupun bersosial dalam lingkungan tempat tinggal. Menyikapi berbagai permasalahan tersebut, Unit PPA Polres HSU mengandeng Media elektronik yaitu Nirwana FM untuk bersama – sama memerangi Kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Bripka Rizky Amalia sebagai kanit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres HSU dalam kesempatan tersebut langsung memberikan pengetahuan kepada pendengar radio Nirwana FM Amuntai yang menekankan kepada orang tua agar memberikan perhatian dan pengawasan lebih kepada anak-anaknya, mengajarkan anak-anaknya sejak dini agar tidak mudah percaya dengan ajakan orang lain tanpa seizin dari orang tuanya.

Himbauan ini juga ditujukan kepada para remaja untuk tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama dan undang-undang khususnya UU no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, disebutkan dalam pasal  76E UU : Setiap Orang dilarang melakukan Kekerasan atau ancaman Kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk Anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul.

Dengan ancaman hukumannya yang diatur dalam pasal 82 yaitu

(1) Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

(2) Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Orang Tua, Wali, pengasuh Anak, pendidik, atau tenaga kependidikan, maka pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Diakhir Himbauannya, Bripka Rizky Amalia Menghimbau “Kepada masyarakat Amuntai agar lebih bijak dalam menyikapi segala informasi di media sosial dan jangan mudah terprovokasi, tingkatkan pengawasan serta kasih sayang terhadap buah hatinya agar dapat menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak” ucapnya.

Penulis : Alam Sakti

Editor   : Umi Fadillah

Publish : Lois Adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password