Sejarah Lahirnya Tribrata: Gagasan, Perumusan dan Ikrar

tribratanews.polri.go.id – Polda Papua. Bertempat di Aula Elsama Numberi SPN Jayapura, Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw memimpin kegiatan Sosialisasi penelitian revitalisasi tribrata dan catur prasetya, Selasa (21/03/2017)

Sosialisasi penelitian revitalisasi tribrata dan catur prasetya menghadirkan Kepala Pusat Sejarah Polri Brigjen Pol. Drs. Istu Hari Winarno bersama tim dari Mabes Polri, yang dihadiri oleh Waka Polda Papua, serta perwakilan satker Polda, polres, SPN Jayapura, Brimob dan para bintara baru.

Pada awal kegiatan sosialisasi ini Kapolda mengajak untuk memanjatkan puji dan syukur atas hari ini kita bisa berkumpul disini kurang suatu apapun, lanjut Kapolda “Sosialisasi dan penelitian revitalisasi tribrata dan catur prasetya ini sangat penting karena mengingatkan kita kembali pada jati diri kita dan jati diri bangsa dan Negara, sebagai anggota polri tugaskita untuk melanjutkan dan menghormati pendahulu kita yang telah gugur mendahului kita”.

Lebih lanjut Kapolda menjelaskan Nilai yang tercantum yaitu nilai menghormati masyarakat, Berbakti, setia dan mengormati kepada aturan-aturan dan undang-undang yang berlaku, bertaqwah kepada tuhan yang maha esa, menjujung tinggi kebenaran serta tugas pokok yang dilaksanakan dilapangan, menjujung tinggi keadilan dan bermoral kepada masyarakat, Menjujung tinggi kemanusia selaku pengayom, anggita polri harus menjaga keutuhan negara, bangsa dan tanah air, menjunjung tinggi kebersamaan, tutup Kapolda.

Kepala Pusat Sejarah Polri dalam sosilaisasi mengatakan sejarah lahirnya tribrata terdiri dari 3 nilai yaitu gagasan, perumusan dan ikrar, kedepan Polri harus membperbanyak buku-buku sejarah tentang Kepolisian.

Penulis : Sosra WTD
Editor   : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password