Pengakuan Kasus e-KTP

Tribratanews.polri.go.id – Polda Metro Jaya, Rabu (22/03/2017) pukul 09.15 WIB

Diketahui Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin alias Akom diduga ikut terkait dalam kasus e-KTP. Ade menerima fulus dari proyek e-KTP. Uang itu diberikan oleh mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman.

Irman, yang kini duduk sebagai terdakwa skandal e-KTP, mengungkapkan bahwa permintaan uang itu terjadi pada akhir tahun 2013. Saat itu, Akom sedang butuh uang untuk acara dengan kepala desa, camat, dan tokoh masyarakat di Kabupaten Bekasi.

“Berkaitan dengan hal itu, kalau dimungkinkan, Saya mohon bantuan dana dari Pak Irman,” ucap Akom seperti ditirukan Irman di berkas salinan berita acara pemeriksaan (BAP) yang diperoleh Irman bertanya berapa uang yang diperlukan. Politikus Partai Golkar itu lantas menjawab Rp 1 miliar. Tak berapa lama, uang US$ 100 ribu diberikan Irman melalui suruhannya.

Saat ini Akom membantah keras pemberian uang ini. “Sudah saya sampaikan semua yang saya tahu. Tapi urusan aliran dana begitu, saya tidak tahu,” katanya usai diperiksa KPK sebagai saksi kasus e-KTP.

Penulis : Devianti

Editor : Umi Fadilah

Publish : Devianti

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password