Setelah Dibunuh, Tersangka Mencium dan Minta Maaf Kepada Bayinya

Tribratanews.polri.go.id – Polda Metro Jaya, Selasa (21/03/2017)

BM (25), tak kuasa menahan tangisnya saat harus menjalani 22 adegan rekonstruksi di Komplek Regency Melati Mas, Blok E12/46, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (20/3/2017).

Wanita asisten rumah tangga itu menjalani rekontruksi kasus pembunuhan bayi di rumah majikannya. BM harus melakukan tahapan tersebut karena dia adalah ibu bayi malang sekaligus tersangka utama.

Meski wajahnya ditutupi, air mata BM terlihat bercucuran saat memperagakan adegan di mana ia membuang bayi yang baru dilahirkannya. Bayi perempuan malang itu dihabisi dengan cara disiram air dan dipukul menggunakan gayung.

Setelah itu, bayi malang tersebut dibuang di tempat sampah di depan rumah. Sebelum jasad bayi dimasukan ke dalam plastik, BM terlebih dulu mencium wajah bayi malang tersebut dan meminta maaf.

Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho mengatakan, pelaku melahirkan bayi perempuannya seorang diri di rumah majikannya. Proses pelahiran dilakukan saat majikannya tengah bekerja.

“Sebelum majikannya bekerja, pelaku mengeluh perut yang membesar itu sakit. Tapi karena merasa takut, yang bersangkutan berpikir singkat agar kelahirannya tidak diketahui semua orang,” kata Alexander, Senin (20/3/2017).

Lanjut Alexander, hingga kini pihaknya masih menelusuri apakah bayi yang dibunuh ibunya itu merupakan hasil hubungan gelap atau tidak. Pasalnya, sampai saat ini suami korban belum diketahui keberadaannya.

“Kemungkinan demikian (hasil hubungan gelap). Tapi yang pasti, kam belum bisa pastikan siapa bapak bayi ini. Jadi kami harus memverifikasi banyak hal dan kami melaksanakan tes DNA,” kata Kasat.

Rekontruksi pembunuhan bayi oleh ibunya sendiri menarik perhatian warga sekitar. Warga berbondong-bondong berkumpul di lokasi kejadian. Adegan pembunuhan itu diperankan pelaku sebanyak 22 adegan.

“Ibunya tega banget ya, padahal kalau dikasih ke orang banyak yang mau merawatnya,” tutur Melisa, warga sekitar yang menyaksikan rekontruksi.

penulis : marlo
editor : umi Fadilah
publish : ani

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password