Pengamanan Aksi Unras oleh Ipmapus ( Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu ) tolak Pasar Modern di kab. Mamuju

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulbar, Puluhan Mahasiswa dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Kab. Mamuju menggelar aksi damai di di Kantor DPRD Kab. Mamuju terkait penolakan pasar modern di kab. Mamuju. Senin (20/3/17) sekitar pukul 10.25 Wita

Kegiatan tersebut dipimpin Andi Negara sebagai koordinator lapangan dengan membawa massa kurang lebih 30 orang. Dalam pelaksanaannya massa melakukan orasi secara bergantian serta membakar ban bekas.

Dalam orasinya mereka meminta pemerintah setempat untuk menyelamatkan pedagang kaki lima dengan menyetop pembangunan pasar modern seperti Alfamidi, indomaret dan sebagainnya serta dengan tegas menyatakan penolakan terhadap Kapitalisme.

Selain itu massa aksi juga menuntut dan mendesak Pemerintah DPRD untuk mengevaluasi keberadaan pasar Modern yang berada di Kab. Mamuju karena dianggap sangat melumpuhkan perekonomian pedagang kecil / pedagang kaki lima.

a4 a7

Sempat terjadi aksi saling dorong antara massa dengan petugas karena massa aksi memaksa masuk kedalam kantor selain itu Lelaki Suyatman Ikram saat sementra orasi juga melakukan pengrusakan kaca Depan Pintu kantor DPRD Kab. Mamuju degan cara memukul kaca menggunakan tangan kanan.

Namun sasana panas tersebut bisa diatasi selatelah dilakukan konfirmasih, Selanjutnya Sekitar pukul 12.00 wita massa aksi ditemui oleh Wakil Ketua DPRD dan beberapa anggota DPRD Kab. Mamuju diruang rapat lantai 2 kantor DPRD Kab. Mamuju

Adapun beberapa hal yangg disampaikan diantaranya : Stop pembangunan pasar Modern di Kab. Mamuju, Beri jenjang waktu pembangunan Pasar Modern di Kab. Mamuju dan pengrusakan yang terjadi di depan kantor DPRD Kab. Mamuju sebagai bentuk kekecewaan kami terhadap DPRD karena ini aksi kami yang ke 3 kalinya dan tidak ditanggapi secara serius. Selanjutnya di tanggapi oleh pihak DPRD bahwa setelah kawan-kawan melakukan aksi Pertama kali kami anggota DPRD telah merespon dengan membentuk Pansus “investigasi pemberian ijin pembangunan minimarket di Kab. Mamuju”, kesimpulan awal lahirnya ijin pembangunan pasar Modern cacat prosedur sehingga kami akan tetap meneruskan Pansus untuk mencari fakta-fakta yang ada dan tidak menutup kemungkinan apabila dalam Pansus diperoleh fakta-fakta bahwa ada penyalahgunaan dalam ijin tersebut maka ijin yang sudah ada akan dicabut. Tandasnya

Setelah melakukan Rapat koordinasi dengan pihak DPRD massa akhirnya membubarkan diri meninggalkan lokasi unjuk rasa.

a9

Penulis : Wirad Shardanu Nur
Editor : Umi Fadilah
Publis : Wirad Shardanu Nur

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password