Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bulukumba Berikan Edukasi Tertib Berlalu Lintas di SMP Negeri 1 Bulukumba

Tribratanews.polri.go.id – Bulukumba Sulsel, Inilah salah satu bentuk kegiatan sosialisasi dari unit Dikyasa Satlantas Polres Bulukumba yaitu menjadi pembina upacara dalam upacara bendera rutin di sekolah sekolah, seperti yang terlihat pagi ini Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bulukumba Aiptu Adrianus Randang yang mewakili Kasat Lantas Polres Bulukumba melaksanakan kegiatan sebagai Pembina upacara di SMP Negeri 1 bulukumba dan mensosialisasikan Operasi Kepolisian Simpatik 2017 yang sedang berlangsung, Senin (20/3/17).

Upacara bendera pagi hari ini  dengan peserta upacara sebanyak 1000 pelajar dan  dihadiri Kepala sekolah SMP Negeri 1 Bulukumba , guru dan Staf SMP Negeri 1 Bulukumba.

Terlihat antusiasme para peserta upacara yang sangat tinggi dalam mengikuti rangkaian upacara bendera, sehingga upacara bendera pun berlangsung sangat tenang dan khidmat, saat di sampaikannya pesan pesan tentang  Sopan santun dijalan, di rumah dan di sekolah serta  tentang keselamatan berlalu lintas oleh Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bulukumba mereka pun benar benar menyimak dan memperhatikannya.

Anak anak seusia smp / dibwh umur belum boleh mengendarai sepeda motor di jalan, bila ke sekolah bisa naik angkot atau diantar orang tua/ keluarga dan jangan lupa memakai helm demi keselamatan bersama. Bila menyeberang jangan lupa tengok kanan/ kiri bila suduh aman baru menyeberang, berangkat sekolah agar waktu betul-betul diperhitungkan jangan berangkat ke sekolah waktunya mendekati jam masuk sekolah, ini sangat membahayakan untuk keselamatan. Ucap Aiptu Adrianus Randang

Pentingnya penyampaian pengetahuan berlalu lintas sejak usia dini disamping guna membentuk karakter para pelajar mulai usai dini untuk tertib berlalu lintas juga berguna memupuk rasa disiplin serta kesadaran yang tinggi terhadap aturan hukum berlalu lintas agar mereka kelak dapat menjadi warga negara yang patuh hukum sehingga dapat mengurangi jumlah angka kecelakaan lalu lintas yang tinggi saat ini dan pelanggaran pelanggaran lalu lintas yang masih di domimasi oleh para pelajar yang belum cukup umur.

Dalam Undang-UUndang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan memberikan amanat kepada semua pihak untuk ikut serta mematuhi lalu lintas ketika berkendara di area lintasan jalan publik. Namun hingga kini, pelaksanaan aturan yang sangat ideal tersebut bukan menghadapi masalah.

Justru faktanya antara apa yang seharusnya dilaksanakan (das sollen) dengan apa yang senyatanya sehari-hari (das sein) acapkali tidak berbanding lurus. Terbukti hingga saat ini masih banyak terjadi pelanggaran berlalu lintas di sana-sini. Secara kebetulan atau tidak, pelaku pelanggaran ternyata tidak sedikit dari masyarakat yang berpendidikan. Pertanyaannya, kenapa hal ini terus terjadi? Bagaimana cara mengurangi atau mengatasinya?

Solusi untuk mengurangi pelanggaran atau banyaknya kecelakaan lalu lintas di jalan raya, tentunya selain perlu penindakan tegas bagi masyarakat yang melanggar ketentuan beralalu lintas, yang utama juga adalah memberikan pencegahan sedini mungkin. Salah satunya melalui sosialisasi atau penyuluhan tertib berlalu lintas bagi pelajar mulai tingkat TK, SD, SMP, SMA bahkan hingga mahasiswa Perguruan Tinggi.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, kegiatan edukasi tertib berlalu lintas memang sangat perlu ditanamkan sejak usia dini. Untuk itu, apa yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Bantaeng terhadap siswa-siswi SD Inpres Tappanjeng tersebut, merupakan salah-satu program ’Polisi Masuk Sekolah’.

“Kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan seputar hukum dan permasalahan terkini kepada murid-murid di sekolah sebagai generasi penerus bangsa. Ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk memberikan informasi dan pemahaman hukum sedini dini,” papar Kombes Pol Dicky Sondani.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password