Berantas Hoax di Solo : Polresta Surakarta menangkal Berita Hoax dengan Memberi Stempel Hoax Pada Beritanya

 

IMG-20170319-WA0052

Tribratanews.polri.go.id.Polresta Surakarta. Kembali, berita hoax menjadi viral di media sosial. Hari ini Sabtu (18/03/2017) beredar berita tentang penculikan anak sekolah dan pelakunya telah diamankan di Polsek Laweyan. Belum diketahui siapa yang pertama kali memposting berita hoax tersebut. Adapun isi berita tersebut adalah sebagai berikut :

“Mau ksh info yg kasus penculikan anak itu ternyata beneran terjadi. Td salah satu pelaku penculikan anak berhasil ditangkap dan diamankan di polsek tegalsari, Laweyan, Solo. Rame banget bnyk yg nonton di polsek. Pelakunya ketangkap basah waktu sedang bawa anak yg pulang sekolah dlm kondisi sdh dibius. Trs mau di gendong pakai selendang. Tp ketauan trs di teriakin. Akhirnya ketangkap. Pas di geledah di pakaian si pelaku bnyk obat bius yg sdh disiapkan untuk melakukan aksi penculikan. Pelakunya td di angkut mobil polisi mau dibawa ke polres. Perempuan tua berpenampilan seperti pengemis. Pakai jilbab. Orange kurus. Tp bawa semacam selendang atau buntelan. Hati2 soalnya ini ada jaringannya. Pelakunya lbh dr satu dan mereka di sebar ke lokasi2 yg berbeda buat cari mangsa anak kecil.”
Akibat berita hoax tersebut banyak warga masyarakat dan awak media menghubungi Polsek Laweyan untuk sekedar tanya maupun mengkonfirmasi kebenaran berita tersebut. Atas beredarnya berita tersebut Seksi Humas Polsek Laweyan memberikan klarifikasi bahwa tidak benar telah terjadi kasus penculikan dan penangkapan pelaku di wilayah hukum Polsek Laweyan. Untuk itu kami menghimbau kepada warga masyarakat untuk tetap tenang dan tidak lagi menyebarkan berita hoax tersebut. Waspada dan awasi anak-anak kita pada setiap aktigitasnya, agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan.
Sebagai bukti bahwa berita itu Hoax adalah salah menyebut ” Polsek Tegalsari, Laweyan” itu jelas Salah.
Usaha yang dilakukan oleh Humas Polresta Surakarta di dukung oleh oleh Kasi Humas Polsek adalah dengan memberi cap “HOAX” pada berita dan link berita itu dan kemudian mengirim balik ke si pengirim sehingga di harapkan si o
Pengrim tau dan kemudian menyebarkan berita yang di stempel HOAX ke rekannya. Selain itu juga Humas Polresta Surakarta dan Kasi.Humas Polsek Jajaran menyebarluaskan kembali berita yang telah di stempel HOAX ke grup Babinkamtibmas dan anggota Polri lainnya.
Penulis : Heri Laweyan
Editor : Umi Fadhilah
Punlish : Sumarjo

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password