Kasus Social Kitchen di Solo : Polri Mengamankan Aksi Unjuk Rasa Keluarga Terdakwa, Kapolresta Turun Langsung di Lapangan

IMG-20170317-WA0026

Tribratanews.polri.go.id. Polresta Surakarta. Untuk yang ke 3 kalinya unjuk rasa ini berlangsung dengan materi tuntutan yang sama yaitu terkait kasus Social Kitchen di Banjarsari yang melibatkan Puluhan terdakwa dari Organisasi Islam yang cukup ternama di Solo yaitu sdr Edi Lukito dkk. Unjuk rasa hari ini Jumat tanggal 17 Maret 2017 di mulai sekitar pukul 13.00 hingga 15.00 Wib dengan berbagai tempat sasaran unra yang di rencanakan yaitu Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri dan lokasi rumah sakit Siloam.
Lokasi yang menjadi sasaran utama adalah di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kel. Kepatihan Wetan, Kec. Jebres, Kota Surakarta. Aksi ini menurut mereka adalah Aksi Solidaritas menyikapi kendzoliman terhadap tokoh Luis dengan mengatasnamakan Pekat Sokit (Persatuan Keluarga Tolak Social Kitchen) ” Korlap Ahmad Sigid (JAS) diikuti sekitar 500 orang
Tokoh yang hadir antara lain :
1.Tengku Azhar, Lc Sekretaris DSKS-Ma’had Aly An Nuur Kec. Baki Kab. Sukoharjo.
2. Abu Hanifah Ketua Majlis Ta’lim Al Ishlah.
3. Ibnu Nugroho SH Bendahara DPP LUIS/Wakil Ketua Takmir Masjid Baitussalam Tipes.
4. Ahmad Sigit Alias Sigit Gula, JAS.
5. Muh Kurniawan BW S.Ag SH MH Ketua Dewan Pelaksana LKBH Mamnbaul Ulum/Ketua ISAC/Tim Advokat DSKS.
6. Yani rusmanto Ketua Hisbulah Sunan bonang.
7. Anis priyo anshori, SH , TPM.
Dalam unra ini selain orasi juga membawa berbagai spanduk dan poster yang dibawa bertuliskan :
a) Resik Khutane, sehat Wargane Yen leren Maksiate Yen di pecat Kejarine .
b) Kajari mundur opo dipecat tanpo hormat.
c) Bambang Saputro tobatlah jangan permainkan hukum.
d) Pak Jokowi dari Solo Kajari Solo nakal hukum nggo dalanan Solo okeh miras pornoaksi.
Sedangkan poster yang ada bertuliskan :
a) Kita butuh kejujuran bukan sebuah tipuan .
b) Sosial kitchen sarang maksiat kenapa dilindungi.
c) Kembalikan ayahku yang tak bersalah.
d) Tegakakan keadailan sebelum keadilan allah datang.
e) Jangan dholimi suamiku neraka jahanam menunggumu.
f) Kita butuh kejujuran bukan sebuah tipuan.
g) Rudi ojo melu melu aku tahu kartumu.
h) Kenapa kejari tidak ekaekusi tetapkan PN solo?
i) Lutfi pulisi ngapusi.
j) Bapak kajari kapan Abiku dibawa kesini.
k) Jangan bohongi kami laksankan penetapan.
l) Pemilik social kitchen china kafir kapan diadili.
m) Soacil kitchen sarang miras & porno grafi
n) Rutan solo siap menerima tahanan dari Polda Jateng.
o) Bambang JPU mencla mencle pecat wae.
Kemudian inti dari orasi adalah :
1) Ahmad Sigit / sigit gulo (Jas) :
a) Slogan kota solo sehat wargane makan slogan Kota Surakarta dan Kejaksaan Negeri Kota Surakarta sebagai simbol berbadan hukum selesai ini merupakan hukum dan merupakan tertib hukum dan kita sudah menyaksikan mendengarkan informasi informasi dari media massa televisi dan radio yang semestinya tidak terjadi di Kejaksaan Negeri Surakarta .
B) Pelaksanaan penetapan Kejaksaan Negeri Surakarta di atur oleh faktor kesehatan sebagai Bambang Saputra sebagai Jaksa penuntut umum diabaikan Kejaksaan Negeri Surakarta Mari kita sebagai warga Kota Solo kita kembalikan hukum dengan hukum yang sebenarnya. makanya hari ini kita membuat aksi super damai yang tidak ada kerusuhan tidak ada kegaduhan karena kita sebagai umat Islam taat kepada Ustadz nya.
c) Kita akan tetap melawan kemaksiatan, kemaksiatan yang ada di Surakarta kita umumkan kepada masyarakat Surakarta. Di Surakarta tentang Kejari di sini kajari sampai saat ini para pimpinan pimpinan Luis tidak ada payung hukum baik dari kepolisian Kejaksaan maupun kehakiman bahwa ada ya tanya apa perbuatan hukum yang dilakukan oleh penegak hukum.
2) Yudho Ratmoko Suro Wijoyo alias cak Rowi :
a) Kita terima kasih kepada bapak bapak yang telah membantu menjaga kasus social kichen menjaga karena kita telah membela ketidakadilan akan kita tunjukan sesungguhnya. Harusnya bapak-bapak itu dapat menjadi contoh di pundak mereka dikeluarkan keadilan keadilan ditangan mereka, mereka hanya mengandalkan kekuasaannya Bapak Jaksa dan pegawai pegawai kejaksaan akan menangani Pak Edi Lukito Bapak Yusuf dan Bapak Hendro tidak dihukum tidak ditangkap dan tidak akan diadili karena mereka itu adalah sedang menegakkan kebenaran Allah sampeyan semua tahu sampeyan semua mengerti semua di situ ada rumah makan yang berkedok ternyata di situ rumah maksiat disitu ada pembusukan moral. Bagaimana kalau putra-putranya dengan semua sosiologi dan bagaimana kalau suami suami yang dengan masuk kelas social kitchen mau jadi apa keluarga kita kita datang kesini menuntut keadilan.
b) Apa jenengan tahu semua orang Islam itu sopan santun kita datang ke sini untuk menunjukkan tentang kebijakan dari kajari , umat Islam datang ke sini menutup bapak merupakan memiliki permainan.
3) Ustadz Abu Hanifah Ketua Majlis Ta’lim Al Ishlah :
a) Kita telah mendengar sendiri apa yang diminta dari putra-putra korban penistaan social kitchen apa yang diminta selesaikan permasalahan akan tetapi kalau oknum Kejari menolak akan tetapi mendalami kepada pihak dan kami datang kesini meminta kita tidak membuat kekacauan tapi kami datang kemari untuk menyampaikan sebagai aspirasi agar suara kami didengar dan Bapak Kajari mendengar agar laknat Allah tidak menimpanya kami datang ke sini tidak membikin keributan tidak membikin kekacauan bahwa kami ke sini merupakan pejuang Islam untuk pejuang keadilan oleh sebab itu mari dengarkan bapak penegak hukum demi tegaknya NKRI.
b) Kita alumni 212 merupakan Mujahid yang tahu persatuan Mujahid yang tahu peraturan semoga apa yang kita sampaikan dapat didengar oleh Bapak Kajari sebagai alat penegak hukum untuk memutuskan keputusannya agar tetap dipindahkan ke Surakarta.
c) Biar masyarakat Surakarta tahu bahwa sosial fashion disitulah sarang miras dan disitu ada tempat-tempat khusus ada meja-meja khusus yang diperuntukkan untuk tempat-tempat khusus slogan-slogan kota Surakarta apakah itu hanya slogan semata yang sampai saat ini membiarkan moral anak bangsa dirusak oleh tempat-tempat tersebut dan hukum saat ini hanya memasukkan kelompok-kelompok tertentu.
d) Bagaimana kalau yang salah seperti masyarakat-masyarakat biasa bagaimana kalau yang punya masalah seperti Jenderal seperti Ahok sampai saat ini tidak terselesaikan walaupun dasarnya sudah sangat jelas walaupun dasar pernah hanya 30 hari kedepan.
4) Ustadz Tengku Azhar, Lc Sekretaris DSKS-Ma’had Aly An Nuur Kec. Baki Kab. Sukoharjo :
a) Berkaitan dengan orang-orang munafik mereka orang-orang munafik sedang ingin menipu Allah dan mereka sedang ingin menipu orang orang muslim ketahuilah hari ini aparat penegak hukum sedang ingin menipu Allah mereka sedang ingin menipu orang muslimin padahal apa yang mereka lakukan itu menipu dirinya sendiri perbuatan mereka adalah jaminanya neraka jahanam.
b) Maka kami ingatkan kepada bapak-bapak Kejaksaan terutama Kepala Kejaksaan Negeri Kota Surakarta terutama Kejaksaan penuntut umum hari ini yang beredar di masyarakat ada pedoliiman terhadap kaum muslimin itu tidak benar terkait kasus social kitchen di sini ada permainan hukum di kasus social kitchen.
c) Jika sampai akhir aksi ini Bapak Bambang tidak berani naik dan mengjindari terus berarti Kejaksaan ada permainan terhadap kasus social kitchen dan kita melaknat kepada oknum oknum Kejaksaan yang melakukan pendoliman terhadap kaum kaum muslim dan kita akan saksikan di kemudian hari.
c) Orang yang hina dan yang paling hina dari Imam Malik menjawab bahwa kalau Kejaksaan Negeri Surakarta berani mempermainkan hukum para Cina Cina dan para pelaku kemaksiatan bahwa sesungguhnya kalian adalah manusia yang paling enak memang disini kamu memiliki pangkat dan jabatan tapi di mata Allah kamu manusia yang paling indah Kalau hari ini persekutuan Laras paragane ternyata itu hanyalah salah kan Kalau ternyata penegakan hukum tidak ada itu namanya tidak waras makanya daripada itu kita sebagai kaum muslimin kita tidak boleh berhenti untuk berjuang untuk terus memantau perkembangan hukum yang berkaitan dengan social kitchen dan sumbernya kotoran dan sumbernya oleh orang-orang yang tidak waras siapkah anda untuk melaksanakan aksi tentang sumber dari permasalahan ini adalah social kitchen maka Garuda itu kepala Negeri Kejaksaan Surakarta tidak menjalankan apa yang dijalankan oleh Kejaksaan Negeri Surakarta Harusnya beliau beliau ditahan dan dipenjarakan di Surakarta.

IMG-20170317-WA0016     Kapolresta Surakarta Pantau              Langsung di lokasi.

4.Adapun Surat Terbuka ditujukan Kepada Yth. Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara yang dibacakan yang isinya :
Dengan hormat, Sehubungan dengan Penetapan Pengadilan Negeri Surakarta, Tanggal 1 Maret 2017, Kami Persatuan Keluarga Tolak Social Kitchen (PEKAT SOKIT) menyampaikan hal-hal sebagai berikut :
1) Para Tersangka “kasus Social Kitchen” telah dituduh melakukan pengeroyokan, melakukan kekerasan, memasuki pekarangan orang lain, dll, terhadap para Tersangka telah dilakukan penahanan di Polda Jawa Tengah,
2) Penetapan Pengadilan Negeri Surakarta secara jelas menyatakan : ”Mengabulkan permintaan Penuntut Umum untuk memperpanjang waktu penahanan para tersangka dalam Rumah Tahanan Negara Surakarta, selama 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal 05 Maret 201 7 s/d 03 April 2017.
3) Pada tanggal 02 Maret 2017 Para Tersangka telah menandatangani Berita Acara Pelaksanaan Penetapan Pengadilan Negeri Surakarta, dengan demikan secara hukum penahanan Para Tersangka harus ditempatkan di Rumah Tahanan Negara Surakarta.
4) Akan tetapi dalam kenyataanya hingga surat ini dibuat, Penahanan Para Tersangka tidak dilaksanakan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Surakarta.
5) Atas kejadian tersebut kami keberatan terhadap penahanan Para Tersangka di Rumah Tahanan Polda Jawa Tengah yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum, dan memohon untuk melakukan penahan terhadap para tersangka di Rumah Tahanan Negara Surakarta sebagaimana Penetapan Pengadilan Negeri Surakarta.
6) Perbuatan Jaksa Penuntut umum telah memutarbalikkan fakta dan keterangan, sehingga menyerahkan “kasus Social Kitchen” ke Pengadilan Negeri Semarang.
5.Demikian, atas perhatiannya kami menyampaikan terima kasih.
Saat press relles mengatakan :
a. Berkenaan dengan proses perkembangan “kasus sosial kitchen”, kasus yang berawal di wilayah Solo, yang di tangani oleh Polda Jawa Tengah. Kemudian proses berlanjut dengan pelimpahan berkas ke Kejaksaan Negeri Surakarta.
b. Dari berjalannya proses tersebut dan dengan adanya Surat Penetapan dari Pengadilan Negeri Surakarta, seharusnya para tersangka sudah dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara Surakarta. Akan tetapi kenyataanya sampai saat ini para tersangka belum dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara Surakarta.
c. Oleh karenanya kami menilai, proses kasus ini mengalami adanya pendholiman atau ketidakadilan hukum.
Maka dengan ini kami keluarga menuntut :
1) Kembalikan penegakan hukum sesuai jalurnya.
2) Segera pindahkan suami/keluarga kami ke Solo, sesuai dengan Penetapan Pengadilan Negeri Surakarta demi kepastian hukum.
3) Segera copot Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta demi tegaknya hukum
4) Tindak keras oknum-oknum penegak hukum yang mempermainkan hukum.
5) Segera bertaubat bagi para penegak hukum yang melakukan korupsi.
Dalam pengamanan aksi ini Poresta Surakarta menerjunkan Ratusan Personel baik Polresta, Polsek Jajaran dan Brimob Den C dengan segala.peralatan pengamanan yang dinsiapkan. Jalanya pengamana ini di Pimpin.langsung oleh Kapolresta Surakarta AKB Ribut Hari Wibowo.
Selama kegiatan berlangsung aman,tertib dan lancar.
Penulis : Lilik Jebres
Editor   : Umi Fadhila
Publish : Sumarjo

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password