POLISI SANTRI POLDA SULSEL : Polri Sebagai Agen Perubahan

1. POLISI SANTRI POLDA SULSEL Polri Sebagai Agen Perubahan

Tribratanews.polri.go.id – Makassar Sulsel,  Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulsel kembali menggelar kegiatan polisi santri untuk personel Polres jajaran Polda Sulsel yang diikuti oleh 72 personel dari 24 Polres jajaran Polda Sulsel di Masjid Syuhada 45 Mapolda Sulsel,  Kamis (15/3).

Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari yang diawali dengan pembekalan di Masjid Syuhada 45 Mapolda Sulsel oleh Ulama dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Ustd. DR. H Muhammad Haras M.Pdi kemudian dilanjutkan dengan Itikaf selama tigab hari di delapan Masjid di kota Makassar untuk mengaplikasi langsung ilmu yang telah diperoleh ke masyarakat.

Berbagai kegiatan telah diprogramkan selama tiga hari di Masjid diantaranya yakni melaksanakan silaturahmi kepada masyarakat,  melakukan pendataan, penyuluhan kamtibmas, belajar dan praktek adab-adab keseharian serta belajar Al-Qur’an dan hadits.

Selain itu, Poisi santri juga akan berkeliling ke rumah-rumah warga mengajak setiap muslim untuk sholat berjamaah di masjid kemudian salah seorang dari Polisi Santri akan menyampaikan tausiah mengenai pentingnya keamanan dan bagaimana cara menjaga keamanan dan ketertiban masyarat di lingkungan masing-masing dengan pendekatan agama.

Polisi santri adalah kegiata rutin Ditbinmas Polda Sulsel yang merupakan tindak lanjut dari Program Quick Wins Polri nomor 6 yakni Polri sebagai Penggerak Revolusi Mental dan Pelopor Tertib Sosial di Ruang Publik yang sejalan dengan agenda presiden Republik Indonesia Jokowidodo yaitu Nawacita.

Di lingkungan Polri, Kapolri dalam Program Quick Wins yang diagendakan dalam Renstra Polri tahun 2015-2019 telah menjabarkan Nawacita dengan agenda “Polri sebagai Penggerak Revolusi Mental dan Pelopor Tertib Sosial di Ruang Publik”.

Dengan program Polisi Santri Polda Sulsel diharapkan personel Polda Sulsel dapat menjadi agen perubahan baik dalam institusi Polri maupun di tengah-tengah masyarakat sehingga apa yang telah diagendakan dalam Quick Wins Rencana Strategi Polri 2015-2019 yaitu “Polri sebagai Penggerak Revolusi Mental dan Pelopor Tertib Sosial di Ruang Publik” dapat tercapai secepat mungkin.

Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat Akbp Idil Tabransyah menjelaskan bahwan “kegiatan Polisi Santri telah berjalan dengan baik dan kegiatan ini adalah yang kedua kalinya di tahun 2017, kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan sebanyak 10 kali kegiatan.” Ujar Akbp Idil.

“kami melihat respon positif masyarat melihat Polisi masuk masjid, bukan hanya itu Polisi bahkan mengajak masyarakat untuk ikut masuk masjid sehingga masyarakat merasa semakin dekat dengan Polri.” tutup Akbp Idil.

 

Penulis : Sumarwan
Editor : Umi Fadilah
Publish : Sumarwan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password